Presiden Trump Kembali Menyebutkan Perdebatan Pengampunan Netanyahu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menambahkan tekanan pada Presiden Israel Isaac Herzog dalam upaya mendapatkan pengampunan untuk Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel yang saat ini menghadapi tuduhan penyuapan. Dalam pernyataannya pada hari Kamis (12/2), Trump mengecam Herzog karena keengganan presiden Israel tersebut memberikan pengampunan kepada Netanyahu.
Latar Belakang
Trump mengungkapkan dukungannya kepada Netanyahu dengan menyebutnya sebagai pemimpin “luar biasa” di masa perang. Namun, dia mengecam Herzog karena menolak memberikan pengampunan presiden kepada PM tersebut. “Anda memiliki seorang presiden yang menolak untuk memberikan pengampunan kepadanya. Saya pikir orang itu seharusnya malu pada dirinya sendiri,” ujar Trump tentang Herzog.
Fakta Penting
Trump telah beberapa kali mengecam Herzog karena keengganan dalam memberikan pengampunan kepada Netanyahu. Ini merupakan upaya Trump untuk mempengaruhi keputusan politik di Israel, khususnya mengingat hubungan dekatnya dengan Netanyahu.
Dampak
Pernyataan Trump ini tidak hanya menjadi sorotan media global, tetapi juga memicu diskusi tentang peran AS dalam politik Israel. Beberapa analis melihat ini sebagai upaya Trump untuk memperkuat posisi Netanyahu sebelum pemilihan umum di Israel.
Penutup
Dengan pernyataan ini, Trump terus menjadi pusat perhatian dalam kontroversi internasional. Sementara itu, Netanyahu dan Herzog tetap menjadi tokoh sentral dalam perdebatan yang mengejutkan ini. Apakah pengampunan akan diberikan atau tidak, hanya waktu yang akan memberikan jawaban.