
Presiden Uni Emirat Arab (UEA), Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) angkat bicara terkait eskalasi konflik di Timur Tengah menyusul perang Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran . Dia menegaskan negaranya dalam kondisi baik.
Pernyataannya itu, seperti dilansir Reuters, Minggu (8/3/2026), merupakan komentar publik pertamanya sejak Iran meluncurkan rudal ke negara tetangga Teluk tersebut di tengah serangan AS-Israel. Dia menegaskan negaranya bukan mangsa yang mudah.
“UEA memiliki kulit yang tebal dan daging yang pahit-kami bukanlah mangsa yang mudah,” kata Mohammed bin Zayed Al Nahyan.