Berita Bisnis dan Investasi Terpadu
Berita  

**Tak Semua Bisa Datang ke Rumah Sakit, Jember Hadir lewat Program Home Care**

**Tak Semua Bisa Datang ke Rumah Sakit, Jember Hadir lewat Program Home Care**
**Tak Semua Bisa Datang ke Rumah Sakit, Jember Hadir lewat Program Home Care**

Pembuka
Pemerintah Kabupaten Jember sedang menyiapkan program revolusioner bernama Home Care, yang akan memberikan layanan kesehatan door to door kepada masyarakat miskin. Program ini diluncurkan sebagai solusi bagi warga yang tidak mampu membayar transportasi untuk berobat ke rumah sakit atau klinik. Menurut Bupati Jember, Muhammad Fawait, program ini akan dimulai pada awal Ramadhan 2026.
Latar Belakang
Sebagian besar masyarakat Jember yang tergolong miskin seringkali tidak dapat mengakses layanan kesehatan karena kendala biaya transportasi. Bupati Fawait menjelaskan bahwa kondisi ini menjadi stimulus utama untuk lahirnya program Home Care. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat mendapatkan perawatan medis tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
Fakta Penting
Program Home Care di Kabupaten Jember ditargetkan untuk melayani ribuan warga miskin. Layanan ini akan melibatkan tenaga kesehatan yang akan memberikan pelayanan langsung di rumah pasien. Selain itu, program ini juga akan menyediakan obat-obatan gratis bagi yang membutuhkan. Peluncuran program ini pada awal Ramadhan 2026 ditargetkan sebagai bentuk pengabdian pemerintah kepada masyarakat.
Dampak
Program Home Care diharapkan dapat mengurangi beban finansial masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan. Selain itu, program ini juga akan meningkatkan taraf kesehatan masyarakat Jember secara umum. Menurut Bupati Fawait, ini adalah langkah strategis untuk mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata di daerah tersebut.
Penutup
Dengan diluncurkannya program Home Care, Kabupaten Jember menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan akses kesehatan bagi warganya. Program ini tidak hanya menjadi solusi bagi masyarakat miskin, tetapi juga menjadi contoh bagaimana pemerintah daerah dapat berinovasi untuk melayani masyarakat lebih baik. Apakah program serupa akan diadopsi oleh daerah lain? Kita tunggu saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *