
Iran telah menutup Selat Hormuz usai diserang Amerika Serikat (AS) dan Israel pada akhir Februari lalu. Pihak Iran kini memberikan tawaran bagi negara-negara yang ingin melintasi jalur strategis perdagangan minyak dunia itu. Apa syaratnya?
Dirangkum detikcom , Rabu (11/3/2026), Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan dalam pengumuman yang ditayangkan televisi pemerintah Iran, IRIB, seperti dilansir The Guardian dan CNN, Selasa (10/3), negara-negara akan mendapatkan akses tanpa hambatan untuk melintasi Selat Hormuz, jika mereka mengusir Duta Besar AS dan Israel dari wilayah mereka.
“Setiap negara Arab atau negara Eropa yang mengusir Duta Besar Israel dan Amerika dari wilayahnya, akan memiliki kebebasan dan wewenang penuh untuk melewati Selat Hormuz mulai besok,” kata IRGC dalam pengumumannya pada Senin (9/3) malam.