
Suzuki Ertiga, kendaraan MPV yang terkenal dengan daya tariknya di kelasnya, menunjukkan penurunan penjualan signifikan selama 2025. Menurut data Gaikindo, penjualan wholesales Ertiga mengalami penurunan drastis, dengan Suzuki hanya mampu menyalurkan puluhan unit per bulan. Hal ini menjadi perhatian tersendiri, terutama karena penjualan saudaranya, Suzuki XL7, jauh lebih baik.
Analisis Penjualan dan Alasan Penurunan
Suzuki mengungkap bahwa penurunan penjualan Ertiga tidak terlepas dari kompetisi ketat di pasar MPV. Meskipun Ertiga memiliki fitur unggulan seperti mesin yang efisien dan desain yang modern, permintaan pasar mulai beralih ke model-model baru yang lebih menjanjikan teknologi canggih dan ruang kabin yang lebih lega.
Fitur Unggulan Ertiga
Ertiga tetap menjadi pilihan untuk kompak dan nyaman dengan fitur seperti suspensi yang responsif, interior yang user-friendly, dan kapasitas mesin yang hemat bahan bakar. Namun, kehadiran XL7 sebagai saudara tiri dengan daya tarik yang lebih menjanjikan mungkin menjadi faktor utama penurunan minat pada Ertiga.
Performa di Jalan
Performa Ertiga di jalan menunjukkan keseimbangan antara kecepatan dan kenyamanan. Mesin yang efisien mampu memberikan pengalaman berkendara yang mulus, namun, kurangnya inovasi teknologi terbaru menjadi kelemahan yang sulit diabaikan dalam konteks persaingan saat ini.
Saran dan Evaluasi
Untuk mempertahankan posisinya, Suzuki mungkin perlu mempertimbangkan strategi baru, seperti perkenalan model terbaru atau penyegaran teknis pada Ertiga. Evaluasi pasar menunjukkan bahwa permintaan akan teknologi canggih dan desain yang lebih modern semakin meningkat, sehingga perluasan fitur atau bahkan peluncuran model baru dapat menjadi kunci untuk mengembalikan daya tarik Ertiga.
Dengan itu, Suzuki Bicara Nasib Ertiga, Bakal Ada Model Baru? tetap menjadi pertanyaan menarik yang menuntut jawaban strategis dari pihak Suzuki untuk memastikan Ertiga tetap relevan di pasar otomotif yang kompetitif.