
Latar Belakang
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengecam eskalasi perang antara AS, Israel, dan Iran yang membayangi stabilitas Indonesia. Dalam podcast terbarunya, SBY menggarisbawahi dampak serius konflik tersebut pada ekonomi global, khususnya melalui jalur energi di Timur Tengah.
Fakta Penting
SBY menyoroti pentingnya Selat Hormuz sebagai koridor energi dunia, yang menangani 20% pasokan minyak, BBM, dan gas global. Ia memperingatkan, jika jalur ini terganggu, harga energi akan meroket drastis, seperti terjadi dalam dua hari terakhir dengan kenaikan 20 dolar per barrel.
Dampak
SBY juga menekankan pentingnya antisipasi pemerintah Indonesia, menunjuk Prabowo sebagai tokoh yang mampu menangani krisis ini. Ia mengingatkan, negara tanpa sumber daya energi kuat akan terkena dampak langsung, termasuk Indonesia.
Penutup
SBY mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap gejolak ekonomi yang mungkin terjadi akibat perang di Timur Tengah. Pertanyaan yang muncul: Bisakah Prabowo mencegah dampak negatif ini pada APBN?