
Pemanggilan Bantuan Internasional dari Putra Shah Terakhir
Putra Shah terakhir Iran, Reza Pahlavi, yang hidup di pengasingan di AS, kembali menyerukan intervensi internasional untuk mendukung rakyat Iran. Dalam pidatonya di Konferensi Keamanan Munich, Pahlavi mendesak komunitas internasional untuk memberikan “faktor penyeimbang” yang dapat menggulingkan otoritas ulama di Teheran.
Latar Belakang
Reza Pahlavi, yang telah menghabiskan lebih dari empat dekade di luar negeri sejak revolusi Islam 1979, menekankan bahwa Iran membutuhkan tindakan eksternal untuk mengatasi instrumen penindasan rezim. Dia mengatakan, “Banyak warga Iran di dalam dan luar negeri berharap bahwa intervensi yang akan menetralkan instrumen penindasan rezim akhirnya akan memberi kami kesempatan untuk solusi akhir.”
Fakta Penting
Pidato Pahlavi di Munich menandai langkah terbaru dalam usahanya untuk menggalang dukungan internasional terhadap gerakan oposisi di Iran. Dia juga mendesak warga Iran di dalam dan luar negeri untuk terus melakukan demonstrasi menentang rezim.
Dampak
Pemanggilan intervensi ini dapat memicu respon dari negara-negara Barat, yang sudah lama mengevaluasi sikap terhadap rezim Iran. Namun, analis menyoroti tantangan diplomatik dan militer yang mungkin muncul dari upaya tersebut.
Penutup
Dengan menyerukan bantuan internasional, Reza Pahlavi menegaskan bahwa perubahan di Iran tidak dapat terjadi tanpa intervensi eksternal. Pertanyaannya sekarang adalah, apakah komunitas internasional siap mengambil tindakan yang diminta oleh putra Shah terakhir ini?