
Konten Kreator Mak Daster dan Inung Sia Dilaporkan ke Polisi
Konten kreator Mak Daster dan Inung Sia menjadi sorotan setelah dilaporkan ke polisi karena konten yang menampilkan adegan menginjak makam dan menendang nisan. Belakangan, diketahui bahwa makam tersebut bukanlah makam asli, melainkan properti yang dibuat untuk tujuan konten.
Fakta Penting Kasus Ini
Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Fajri Amelia Putra, langsung mengecek lokasi setelah menerima laporan. Dalam pengecekannya, petugas memastikan bahwa makam tersebut palsu melalui pembongkaran yang disaksikan oleh perangkat kecamatan, desa, dan konten kreator tersebut.
Dampak pada Konten Kreator
Pasca insiden ini, kedua konten kreator memutuskan untuk menghentikan produksi konten mereka. Keputusan ini diambil sebagai respons atas masalah hukum yang mereka hadapi dan dampak sosial yang signifikan.
Penutup
Kasus ini mengingatkan kita tentang pentingnya mempertimbangkan dampak sosial dan hukum sebelum mempublikasikan konten. Bagaimana masyarakat menanggapi kasus ini?