
Para mahasiswa Iran kembali menggelar unjuk rasa pada Minggu (22/2) waktu setempat, saat kekhawatiran akan terjadinya perang dengan Amerika Serikat (AS) semakin meningkat, setelah perundingan nuklir kedua negara belum membuahkan hasil.
Unjuk rasa itu berlangsung setelah para mahasiswa Iran menggelar aksi peringatan untuk mereka yang tewas dalam unjuk rasa antipemerintah beberapa waktu terakhir.
Sebelumnya, unjuk rasa pada Desember tahun lalu yang awalnya dipicu oleh kesulitan ekonomi di Iran, dengan cepat meluas menjadi demo antipemerintah yang menandai salah satu tantangan terbesar bagi kepemimpinan ulama Teheran dalam beberapa tahun terakhir.