Berita Bisnis dan Investasi Terpadu
Berita  

[judul]

[judul]
[judul]

Konfrontasi antara Israel-Amerika Serikat dan Iran hari ini bukan sekadar riak militer regional. Ia mencerminkan pergeseran kerangka strategis yang lebih dalam: penghancuran infrastruktur nuklir Iran-seperti Natanz dan Fordow-serta pelemahan jaringan proksinya di Lebanon, Suriah, dan Yaman, bukan hanya soal keamanan Israel.

Ini adalah pre-empsi sistemik: membersihkan “halaman belakang” sebelum Washington memindahkan seluruh “bobot” militernya ke Indo-Pasifik untuk menghadapi Tiongkok.

Secara historis, Iran adalah satu-satunya negara dengan kemajuan teknologi dan stabilitas rezim yang mampu menantang hegemoni nuklir Israel secara permanen. Pada sisi lain, Israel memegang teguh Begin Doctrine-prinsip nol toleransi terhadap pesaing nuklir di kawasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *