
Tembok pembatas rel kereta api di kawasan Jatinegara , Jakarta Timur menjadi sorotan. Lubang-lubang di tembok tersebut tidak hanya digunakan sebagai akses penyeberangan ilegal, tetapi juga diduga menjadi lokasi praktik prostitusi.
Sejumlah warga menyebut tembok yang sebelumnya telah ditutup kembali dibobol oleh oknum tidak bertanggung jawab. Di balik lubang tembok, ditemukan sejumlah barang seperti bungkus kondom hingga botol minuman keras.
Seorang pedagang di sekitar Stasiun Jatinegara, Ahmad (39), mengatakan aktivitas prostitusi kerap terjadi di balik tembok yang sebelumnya telah ditutup.