Berita Bisnis dan Investasi Terpadu
Berita  

Jalur Curug Cibeureum di Gunung Gede Ditutup Akibat Longsor: Dampak_cuaca Ekstrem pada Wisata Populer

Jalur Curug Cibeureum di Gunung Gede Ditutup Akibat Longsor: Dampak_cuaca Ekstrem pada Wisata Populer
Jalur Curug Cibeureum di Gunung Gede Ditutup Akibat Longsor: Dampak_cuaca Ekstrem pada Wisata Populer

Kabar Mengejutkan dari Gunung Gede: Jalur Curug Cibeureum Ditutup Akibat Longsor
Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) mendadak menutup jalur wisata Curug Cibeureum-Salabintana akibat bencana longsor. Humas TNGGP, Agus Deni, mengungkapkan bahwa jalur akses yang menuju ke Curug Cibeureum tertimpa longsor setinggi 1,5 meter dan lebih dari 15 meter panjangnya, sehingga menyulitkan akses wisatawan.
Fakta Penting: Dampak Cuaca Ekstrem pada Kawasan Wisata
Longsor ini terjadi akibat cuaca ekstrem yang melanda kawasan Gunung Gede-Pangrango, yang terletak di Kabupaten Cianjur dan Sukabumi, Jawa Barat. Menurut Agus Deni, jalur tersebut sudah tertutup sejak beberapa hari lalu dan saat ini masih dalam proses pembersihan. Sebagai langkah preventif, TNGGP memutuskan untuk menutup sementara kawasan wisata tersebut dan mendukung keputusan dengan surat edaran resmi.
Dampak pada wisatawan dan rencana pemulihan
Penutupan ini tentu memberikan dampak pada wisatawan yang biasa mengunjungi Curug Cibeureum. Namun, pihak TNGGP menjamin bahwa langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengunjung. Meski demikian, rencana jangka panjang untuk memperbaiki jalur dan memastikan akses lebih aman masih dalam tahap evaluasi.
Penutup: Perhatian pada Keamanan Wisata Alam
Kebijakan TNGGP menunjukkan pentingnya upaya perlindungan terhadap wisata alam yang rentan terhadap bencana alam. Masyarakat diminta untuk memahami dan mendukung langkah-langkah yang diambil demi menjaga kelestarian alam dan keselamatan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *