
Otoritas Iran menyatakan siap untuk “mengencerkan” kadar uraniumnya yang sangat diperkaya, jika Amerika Serikat (AS) mencabut semua sanksi terhadap Teheran. Hal ini disampaikan setelah perundingan nuklir antara kedua negara dilanjutkan kembali pada 6 Februari, usai terhenti akibat perang Iran dan Israel tahun lalu.
Pernyataan terbaru Iran itu, seperti dilansir AFP , Selasa (10/2/2026), disampaikan oleh kepala badan energi atom Teheran, Mohammad Eslami, dalam pernyataannya yang dikutip kantor berita resmi IRNA News Agency pada Senin (9/2) waktu setempat.
“Sebagai kesimpulan, menanggapi pertanyaan tentang kemungkinan pengenceran kadar uranium yang telah diperkaya hingga 60 persen… Kepala Organisasi Energi Atom mengatakan bahwa hal ini bergantung apakah semua sanksi akan dicabut sebagai imbalannya,” demikian seperti dilaporkan IRNA News Agency .