
Isak tangis menyelimuti pertemuan pengacara Hotman Paris Hutapea dengan orang tua fandi ramadan, anak buah kapal (ABK) yang kini terancam hukuman mati karena diduga selundupkan sabu seberat 1.995.130 gram atau sekitar 2 ton di perairan Batam. Ibunda Fandi tak kuasa menahan kesedihan saat menceritakan nasib putranya.
“Harapan saya, anak saya mohon dibebaskanlah. Kepada Ibu Ketua Hakim, Bapak Jaksa, Bapak Presiden, tolonglah bantu anak saya. Anak saya tidak tahu barang itu apa isinya,” ujar ibunda Fandi, Nirwana (48), dalam Konferensi Pers bersama Hotman Paris, di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (20/2/2026).
Nirwana menceritakan selama ini dia dan sang suami membesarkan Fandi dengan uang hasil bekerja sebagai nelayan. Dia memastikan tidak adanya keterlibatan sang anak dengan jaringan narkoba manapun.