
Latar Belakang
Seorang sandera dengan kewarganegaraan ganda AS dan Israel, Edan Alexander, berhasil dibebaskan oleh Hamas pada Senin (12/5) saat pertempuran di jalur gaza sementara berhenti. Namun, pemerintah Israel, yang dipimpin oleh Netanyahu, menegaskan bahwa tidak ada kesepakatan gencatan senjata lebih luas atau pembebasan sandera lainnya.
Fakta Penting
Alexander, yang ditahan selama 19 bulan di Jalur Gaza, akhirnya diterima oleh militer Israel setelah Komite Palang Merah Internasional memfasilitasi pemindahannya. Menurut laporan dari Channel 12 Israel, kondisi Alexander saat dibebaskan dalam keadaan “buruk.”
Dampak
Pembebasan Alexander ini menjadi titik perhatian internasional, namun pemerintah Israel tetap pada sikap kerasnya terkait gencatan senjata, menunjukkan bahwa konflik di wilayah tersebut mungkin belum akan segera meredakan.