
Gempa M 6,5 Guncang Pacitan, Dampak Potensial di Laut
Gempa bumi dengan magnitudo (M) 6,5 terjadi di Pacitan, Jawa Timur (Jatim), dan berlokasi di perairan laut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat kedalaman gempa sebesar 10 kilometer, informasi yang dirilis melalui akun X pada Jumat (6/2/2026). Gempa ini menjadi perhatian khusus karena potensi dampak yang mungkin terjadi di wilayah perairan.
Fakta Penting: Gempa M 6,5 di Pacitan
Gempa dengan intensitas tinggi ini terjadi di laut, dengan kedalaman 10 km, menurut BMKG. Posisi gempa di perairan membuat risiko tsunami menjadi salah satu perhatian utama. BMKG belum memberikan peringatan tsunami spesifik, namun masyarakat di wilayah pesisir diminta waspada. Gempa ini juga menunjukkan aktivitas geologis yang aktif di wilayah tersebut.
Dampak dan Langkah Pencegahan
Meskipun gempa terjadi di laut, dampaknya dapat merusak infrastruktur pesisir dan mengganggu kegiatan masyarakat. Pemerintah daerah Pacitan sudah mulai memantau situasi dan menyiapkan langkah-langkah evakuasi jika diperlukan. Masyarakat dianjurkan untuk tetap tenang dan memperhatikan informasi resmi dari BMKG dan instansi terkait.
Penutup: Kebutuhan Awasi Geologi Wilayah
Gempa M 6,5 di Pacitan menjadi pengingat pentingnya monitoring geologi dan mitigasi bencana di wilayah rawan gempa seperti Jawa Timur. Dengan penanganan yang cepat dan koordinasi yang baik, dampak negatif dari bencana alam dapat diminimalisir. Masyarakat juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan mempelajari tindakan darurat untuk menghadapi situasi紧急 seperti ini.