
Latar Belakang
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menolak untuk meminta maaf setelah dihujani kecaman atas video rasis yang menggambarkan mantan Presiden AS Barack Obama dan mantan Ibu Negara AS michelle obama sebagai monyet. Trump menegaskan dirinya tidak membuat kesalahan apa pun.
Video rasis tersebut diposting oleh Trump melalui media sosial Truth Social pada Kamis (5/2) malam, di tengah banyaknya postingan lain pada akunnya. Video itu tetap online selama hampir 12 jam, sebelum akhirnya dihapus oleh Gedung Putih di tengah kemarahan bipartisan, termasuk dari sekutu dekat Trump.
Fakta Penting
Gedung Putih memberikan alasan bahwa seorang staf telah “secara keliru membuat unggahan tersebut.” Namun, kabar ini tidak mengurangi amarah publik terutama setelah Trump menolak untuk mengakui kesalahan atau meminta maaf.
Dampak
Insiden ini telah menjadi perbincangan hangat di media sosial dan menimbulkan kritikan keras terhadap Trump. Banyak pihak menilai bahwa perilaku ini tidak hanya merusak citra pribadinya, tetapi juga menambah sentimen negatif terhadap diskursus rasial di Amerika Serikat.
Penutup
Dengan tetap ngotot tidak ingin meminta maaf, Trump semakin menambah intensitas kontroversi di sekitarnya. Pertanyaannya kini adalah: apakah insiden ini akan memiliki dampak jangka panjang pada karier politiknya dan bagaimana masyarakat AS akan menanggapi sikapnya yang keras ini?