Kepala Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Komjen Suyudi Ario Seto menyebut tren penggunaan rokok elektrik atau vape di Indonesia mengalami lonjakan tinggi. Prevalensi tertinggi di kalangan remaja usia 15-19 tahun.
Hal itu disampaikan Suyudi saat membuka Fokus Group Discussion tentang Pengaturan Rokok Elektronik (Vape) dan Pembatasan Penggunaan Dinitrogen Oksida (Whip Pink) yang digelar di Gedung BNN RI, Jakarta Timur. Suyudi mengutip survei Global Adult Tobacco Survey (GATS) tahun 2021 yang dirilis Kemenkes dan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia).
“Berdasarkan survei Global Adult Tobacco Survey (GATS) tahun 2021 yang dirilis Kementerian Kesehatan dan WHO, terjadi lonjakan prevalensi pengguna rokok elektrik di Indonesia hingga 10 kali lipat,” kata Suyudi, Rabu (18/2/2026).