
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan tak akan tinggal diam setelah serangan AS dan Israel menyasar sebuah sekolah dan rumah sakit di Teheran. Pezeshkian menekankan dunia harus mengutuk serangan tersebut.
“Serangan terhadap rumah sakit menyerang kehidupan itu sendiri. Serangan terhadap sekolah menargetkan masa depan suatu bangsa… Dunia harus mengutuknya,” tulisnya di X dilansir AFP , Selasa (3/3/2026).
“Iran tidak akan tinggal diam atau menyerah pada kejahatan ini,” tambahnya.