Pemerintah Malaysia mengambil langkah-langkah penghematan terkait potensi dampak perang yang berkecamuk antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran . Pemerintah Malaysia memutuskan untuk tidak akan mengadakan acara open house untuk Hari Raya Idul Fitri. Pemerintah juga akan mengurangi jumlah perjalanan ke luar negeri sebagai bagian dari penghematan dana mengingat dampak ekonomi dari perang di Timur Tengah.
Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan perusahaan-perusahaan yang terkait dengan pemerintah dan perusahaan investasi yang terkait dengan pemerintah, juga telah diperintahkan untuk tidak mengadakan acara open house Idul Fitri.
Anwar mengatakan ini hanyalah langkah hati-hati untuk membelanjakan dana secara bijaksana, mengingat potensi dampak perang tersebut.