
Sejak pecahnya perang Iran menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap berbagai target di Iran pada 28 Februari, banyak kontak di dalam negeri tidak lagi dapat dihubungi—baik melalui telepon maupun internet.
Statistik dari organisasi pemantau internet NetBlocks menunjukkan bahwa konektivitas internet sejak akhir bulan lalu hanya tersisa sekitar satu persen dari tingkat normal.
Hanya segelintir kontak yang masih dapat dihubungi melalui aplikasi komunikasi seperti Imo, Telegram, atau WhatsApp, dan lebih jarang lagi melalui Instagram.