
Latar Belakang
DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur menggelar peringatan Nuzulul Quran dengan mengundang 500 anak yatim dan 50 janda dhuafa. Acara ini tidak hanya menjadi ajang peringatan, tetapi juga menandai upaya PDIP untuk memperoleh berkah melalui doa kaum dhuafa.
Fakta Penting
Ketua DPD PDIP Jatim, Said Abdullah, mengungkapkan bahwa tujuan menghadirkan anak yatim dan janda dhuafa dalam acara tersebut adalah untuk mendapatkan berkah dari doa mereka. “Kami tidak ingin memberikan berkah, melainkan mendapatkannya dari mereka,” ujar Said dikutip dari detikjatim, Kamis (5/3/2026).
Dampak Sosial dan Politik
Langkah ini tidak hanya memperkuat citra sosial PDIP, tetapi juga menunjukkan komitmen partai dalam mengedepankan nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan. Melalui Said Harap Doa Anak Yatim dan Janda Bawa Berkah bagi PDIP, acara ini menjadi contoh nyata bagaimana politik dan religi bisa saling mendukung.
Penutup
Dengan menggandeng 500 anak yatim dan 50 janda dhuafa, PDIP Jatim tidak hanya memperoleh berkah, tetapi juga memperkuat basis sosialnya. Pertanyaannya, apakah langkah ini akan menjadi strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi PDIP di tengah masyarakat?