Berita Bisnis dan Investasi Terpadu
Berita  

“Puasa dan Pemulihan Makna Hidup: Menuju Hidup yang Lebih Baik”

“Puasa dan Pemulihan Makna Hidup: Menuju Hidup yang Lebih Baik”

Di tengah semaraknya ruang publik, Ramadan bekerja secara hening dalam batin, menuntun manusia kembali kepada diri yang lebih jernih dan sadar akan kehadiran Tuhan (omnipresent).

Dalam keheningan sahur dan keteduhan senja menjelang berbuka, manusia diajak memasuki ruang batin yang jarang disentuh dalam kesibukan hari-hari biasa. Dalam bahasa para sufi, inilah saat jiwa kembali ke keadaan fitrah al-qalb , yakni kejernihan asal sebelum tertutup debu dunia.

Puasa, dalam pengertian yang paling dalam, bukanlah semata menahan lapar dan dahaga. Ia adalah perjalanan menuju kejernihan hati. Para arif menyebutnya sebagai riyadhah al-nafs, latihan jiwa untuk melepaskan diri dari dominasi keinginan yang tak pernah selesai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *