
Amerika Serikat (AS) meluncurkan serangan ke Iran dan menyebabkan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei tewas. Serangan tersebut dinamai operasi ‘Epic Fury’.
Dilansir NBC News , Minggu (1/3/2026), Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth memuji serangan militer AS terhadap Iran dan menyebut Operasi ‘Epic Fury’ sebagai operasi udara paling mematikan, paling kompleks, dan paling presisi dalam sejarah.
“Rezim Iran memiliki kesempatan, namun menolak untuk membuat kesepakatan – dan sekarang mereka menanggung konsekuensinya. Selama hampir lima puluh tahun, Iran telah menargetkan dan membunuh warga Amerika, selalu mencari senjata paling ampuh di dunia untuk memajukan tujuan radikal mereka. Tadi malam, tidak seperti presiden sebelumnya, Presiden Trump mulai menangani kanker ini,” kata Hegseth dalam sebuah unggahan di X.