
Korban jiwa akibat serangan Amerika Serikat (AS)-Israel ke sekolah dasar (SD) putri di wilayah Iran selatan mencapai 108 jiwa. Wakil Presiden Iran Mohammad-Reza Aref mengutuk keras serangan tersebut.
Dilansir IRNA , Minggu (1/3), Aref mengatakan serangan tersebut contoh nyata kejahatan perang dan pelanggaran terang-terangan terhadap peraturan internasional. Aref memastikan serangan tersebut tidak akan dibiarkan tanpa hukuman.
Aref berjanji akan memberikan tanggapan yang kuat dan proporsional kepada AS-Israel. “Keamanan dan martabat bangsa Iran adalah garis merah kami dan tidak ada agresi yang akan dibiarkan tanpa konsekuensi,” ujar Aref dalam sebuah pesan yang dilansir IRNA .