
PT Agrinas Pangan Nusantara mengimpor 105 ribu unit mobil pick up dan light truck dari India untuk kebutuhan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Padahal, industri otomotif dalam negeri mampu memproduksi pickup dan light truck untuk kebutuhan kopdes tersebut.
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengatakan, pihaknya telah mengadakan pertemuan dengan pabrikan-pabrikan pikap di Indonesia, baik yang berasal dari Jepang maupun China. Namun, mereka tak menemukan kata sepakat.
“Suzuki Carry dan Daihatsu Gran Max, (dua pikap) ini kan yang menjadi isu seolah-olah tidak memberikan peluang 4×2,” tuturnya belum lama ini.