Berita Bisnis dan Investasi Terpadu
Berita  

Waka DPRD Dukung Perlebaran Trotoar Rasuna Said Usai Tiang Monorel Diresmikan

Waka DPRD Dukung Perlebaran Trotoar Rasuna Said Usai Tiang Monorel Diresmikan
Waka DPRD Dukung Perlebaran Trotoar Rasuna Said Usai Tiang Monorel Diresmikan

Dukungan Waka DPRD untuk Peningkatan Infrastruktur di Rasuna Said
Pemprov DKI Jakarta telah memastikan bahwa semua tiang monorel yang tidak terpakai di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, telah dipotong dan dirapikan. Ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas kawasan tersebut. Wakil Ketua (Waka) DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, menekankan pentingnya memanfaatkan momentum ini untuk menata kembali koridor Rasuna Said menjadi lebih manusiawi dan modern.
Latar Belakang
Tiang monorel yang mangkrak di Rasuna Said menjadi sorotan publik karena dianggap mengganggu kenyamanan pedestrian. Pemprov DKI Jakarta, dengan inisiatif Wibi Andrino, telah mengambil langkah proaktif untuk memperbaiki situasi ini. Dengan dipotongnya tiang-tiang tersebut, kawasan yang strategis ini diharapkan dapat lebih mudah diakses dan lebih aman untuk pengguna jalan kaki.
Fakta Penting
– Pemprov DKI Jakarta menjamin bahwa proses pemotongan dan pembersihan tiang monorel sudah selesai dengan baik.
– Wibi Andrino menyoroti pentingnya pengembangan trotoar yang lebih lebar sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan tersebut.
– Momentum ini diharapkan menjadi titik awal untuk transformasi lebih luas di kawasan Rasuna Said.
Dampak
Langkah ini tidak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga memberikan dampak positif pada kenyamanan dan keamanan pengguna jalan. Dengan trotoar yang lebih lebar, diharapkan kawasan Rasuna Said akan menjadi lebih ramah untuk semua pengguna jalan, terutama pedestrian.
Penutup
Dukungan Waka DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas kawasan strategis di Jakarta. Dengan langkah-langkah nyata seperti pemotongan tiang monorel dan perencanaan pengembangan trotoar, Rasuna Said diharapkan menjadi contoh kawasan yang lebih manusiawi dan modern. Apakah langkah ini akan menjadi awal dari transformasi lebih besar di kota Jakarta? Hanya waktu yang akan memberikan jawaban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *