
Gedung Putih memperingatkan bahwa akan “bijaksana” bagi Iran jika mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat (AS) setelah Presiden Donald Trump sekali lagi mengisyaratkan serangan militer terhadap Teheran, menyusul ketegangan yang semakin meningkat.
Kedua negara baru-baru ini, seperti dilansir AFP , Kamis (19/2/2026), melanjutkan perundingan tidak langsung, yang dimediasi oleh Oman, setelah Trump berulang kali mengancam serangan militer terhadap Iran atas penindakan brutal terhadap para demonstran antipemerintah bulan lalu.
Upaya negosiasi sebelumnya gagal ketika Israel melancarkan gelombang serangan mendadak ke wilayah Iran pada Juni tahun lalu, yang memicu perang selama 12 hari antara kedua negara yang bermusuhan itu. Washington sempat terlibat dalam perang itu dengan mengebom situs-situs nuklir Teheran.