
Latar Belakang
Mendikdasmen Abdul Mu’ti memberikan tanggapan atas kasus pembunuhan brutal terhadap ZAAQ, siswa SMP Negeri 26 Bandung, yang dilakukan oleh temannya sendiri, YA (16) dan AP (17). Abdul Mu’ti mengekspresikan keprihatinan mendalam atas insiden ini, yang motifnya diketahui berasal dari perputusan pertemanan.
Fakta Penting
Dalam pernyataannya usai rapat bersama Pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026), Abdul Mu’ti mengakui bahwa motif utama kekerasan ini adalah karena pertengkaran antar teman. Namun, dia juga menambahkan bahwa dirinya belum mendalami kasus ini secara lebih lengkap, sehingga ada kemungkinan adanya motif lain yang belum terungkap.
Dampak
Kasus ini tidak hanya menjadi perhatian publik tetapi juga menjadi sorotan khusus bagi pihak pendidikan. Abdul Mu’ti mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kehidupan sosial dan emosional siswa di lingkungan sekolah. Tragedi ini menunjukkan betapa pentingnya edukasi tentang pengelolaan konflik dan nilai-nilai toleransi dalam mencegah insiden serupa terjadi di masa depan.
Penutup
Tragedi di SMP Negeri 26 Bandung tidak hanya menjadi persoalan hukum tetapi juga menjadi refleksi bagi semua pihak terkait pentingnya pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan. Dengan harapan, kasus ini menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas edukasi dan pencegahan konflik di masa yang akan datang.