
Mendagri Portugal Mundur Usai Dikritik Soal Banjir
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Portugal, Maria Lucia Amaral, mengundurkan diri dari jabatannya setelah menghadapi kritikan keras atas penanganan bencana banjir yang disebabkan oleh badai dahsyat. Keputusannya ini disampaikan setelah beberapa minggu negara tersebut dilanda musibah, menimbulkan kerusakan parah dan ketidakpuasan publik terhadap langkah-langkah pemerintah.
Latar Belakang
Maria Lucia Amaral menyatakan bahwa kondisi pribadi dan politiknya tidak lagi mendukung untuk melanjutkan tugasnya sebagai Mendagri. Pernyataan ini disampaikan oleh kepresidenan Portugal pada Selasa malam waktu setempat, dilaporkan AFP pada Rabu (11/2/2026). Banjir yang melanda Portugal beberapa minggu terakhir telah menyebabkan kerugian material dan humaniter yang signifikan, dengan ribuan warga mengungsi dan infrastruktur negara terganggu.
Fakta Penting
– Amaral adalah tokoh kunci dalam upaya pemerintah Portugal menghadapi bencana alam tersebut.
– Kritikan publik terutama berasal dari LSM dan media, yang menyoroti ketidakjelasan langkah-langkah evakuasi dan bantuan.
– Posisinya akan diisi sementara oleh Perdana Menteri Luis Montenegro dari kubu tengah-kanan, yang diharapkan dapat memberikan stabilitas dalam masa transisi ini.
Dampak
Langkah Amaral ini tidak hanya mengguncangkan kabinet Portugal, tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang kapasitas pemerintah dalam menangani bencana masa depan. Krisis ini juga menjadi ujian bagi Perdana Menteri Montenegro, yang harus segera menunjukkan kemampuan dalam memulihkan kepercayaan publik dan memastikan langkah-langkah mitigasi yang lebih efektif.
Penutup
Mundurnya Mendagri Portugal menjadi contoh bagaimana bencana alam dapat mengubah panorama politik negara. Sementara pemerintah berusaha pulih dari krisis ini, publik terus menanti tindakan yang lebih cepat dan koordinasi yang lebih baik untuk mencegah tragedi serupa di masa depan.