
Pemerintah meluncurkan Paket Stimulus Ekonomi I-2026 menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan kebijakan tersebut untuk mendukung mobilitas dan memperkuat daya beli masyarakat.
Hal itu disampaikan Teddy dalam keterangan pers bersama sejumlah menteri terkait di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026). Teddy mengatakan kebijakan utama stimulus itu ialah pemberian insentif di sektor transportasi. Pemerintah memberikan diskon tarif transportasi dengan total anggaran sekitar Rp 911 miliar.
“Diskon tarif transportasi, dengan total estimasi anggaran sebesar Rp 911,16 miliar dari APBN dan dukungan non-APBN,” kata Teddy.