
Sinergi untuk Kemandirian Bahan Pangan
Polda Jawa Tengah (Jateng) melalui polres sukoharjo bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dan investor asal Spanyol meluncurkan program penanaman padi varietas Japonica Tarabas. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah untuk mengurangi ketergantungan impor beras, khususnya untuk kebutuhan restoran Jepang dan Korea.
Latar Belakang Program
Program ini merupakan inisiasi Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo, yang dilaksanakan melalui kerjasama antara Polri, Komisi IV DPR RI, pemerintah daerah, dan PT Bio Nusa Lestari. Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menambahkan, pengembangan varietas beras unggulan ini juga bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk pertanian lokal.
Fakta Penting
– Padi Japonica Tarabas dikembangkan sebagai varietas beras premium untuk memenuhi kebutuhan pasar khusus.
– Kerjasama lintas sektor ini menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan pangan yang aman dan berkelanjutan.
– Diharapkan, program ini dapat menambah stok beras dalam negeri sekaligus membuka peluang ekspor.
Dampak bagi Masyarakat
Dengan pengembangan padi Japonica Tarabas, Polda Jateng tidak hanya mendukung program pemerintah, tetapi juga memberikan solusi untuk mengurangi ketergantungan pada impor beras. Ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional.
Penutup
Melalui program ini, Polda Jateng dan mitra kerjasamanya memberikan contoh nyata bagaimana sinergi lintas sektor dapat memberikan dampak positif pada ketahanan pangan. Apakah langkah serupa dapat diadopsi di daerah lain untuk mendorong kemandirian bahan pangan?