
Tragedi Arung Jeram di sungai bodri: 3 Warga Kendal Hanyut, 1 Hilang
Tiga warga desa Cepiring, Kabupaten Kendal, mengalami nasib yang mengejutkan saat melakukan arung jeram di Sungai Bodri. Peristiwa ini terjadi Sabtu (7/2) sekitar pukul 16.30 WIB, ketika ban karet yang ditumpangi terbalik, menyebabkan ketiganya hanyut dan tenggelam. Dua orang berhasil selamat, sementara satu orang dinyatakan hilang.
Latar Belakang Tragedi
Ketiga korban merupakan warga Kecamatan Cepiring yang terlibat dalam aktivitas rekreasi arung jeram. Peristiwa ini pertama kali dilaporkan kepada BPBD Kendal oleh saksi mata. “Benar, sore tadi sekitar pukul 16.30 WIB kami menerima laporan kejadian tiga orang tenggelam di Sungai Bodri,” ujar Kasi Kedaruratan BPBD Kendal, Iwan Sulistyo, seperti dilansir detikjateng pada Minggu (8/02/2026).
Fakta Penting yang Harus Diketahui
– Waktu dan Tempat: Tragedi terjadi pada Sabtu (7/2) sekitar pukul 16.30 WIB di Sungai Bodri, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal.
– Penyebab: Ban karet yang ditumpangi ketiga korban terbalik, menyebabkan mereka hanyut dan tenggelam.
– Dampak: Dua orang selamat, sementara satu orang dinyatakan hilang.
Dampak Sosial dan Pelajaran yang Dapat Dipetik
Tragedi ini tidak hanya menjadi perhatian masyarakat setempat, tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang keselamatan dalamgiatan arung jeram. “Kami menyarankan masyarakat untuk lebih berhati-hati dan memastikan perlengkapan keselamatan lengkap sebelum melakukan aktivitas di sungai,” tegas Iwan Sulistyo.
Penutup
Tragedi ini mengingatkan kita akan pentingnya keselamatan dan persiapan yang matang sebelum melakukan aktivitas berisiko tinggi. Masyarakat diimbau untuk selalu memprioritaskan keamanan dan mempelajari teknik dasar penyelaman serta pertolongan pertama.