
Latar Belakang
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengecam keputusan Indonesia untuk bergabung dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk oleh Presiden AS Donald Trump. Dalam pidatonya di Gelora Bung Karno, Jakarta, Hasto menilai langkah ini bertabrakan dengan visi Presiden pertama Indonesia, Sukarno, yang dikenal sebagai pelopor spirit Asia-Afrika dan Gerakan Non-Blok.
Fakta Penting
Hasto mengungkapkan kekecewaan Indonesia terhadap kebijakan internasional yang dianggap tidak sesuai dengan tradisi diplomatik negara. “Sekiranya Bung Karno masih ada, maka tidak seperti ini,” ujar Hasto, menyinggung pengaruh Bung Karno dalam mendorong perdamaian internasional.
Dampak
Kritik Hasto menimbulkanpertanyaan tentang arah diplomatik Indonesia di bawah kepemimpinan saat ini. Apakah negara ini akan terus mempertahankan sikap netral atau lebih dekat dengan kepentingan AS? Masyarakat menantikan respons lebih lanjut dari pemerintah terkait pernyataan Hasto PDIP.
Penutup:
Dengan mengingatkan pada era Sukarno, Hasto tidak hanya menyoroti keputusan Indonesia di Board of Peace, tetapi juga mengajak bangsa ini untuk kembali pada nilai-nilai perdamaian internasional yang lebih inklusif.