Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa Otoritas Palestina yang berbasis di Ramallah, tidak akan menjadi bagian dari pemerintahan Gaza pasca-perang “dengan cara apa pun”. Hal itu disampaikannya dalam pertemuannya dengan utusan Amerika Serikat untuk Timur Tengah, Steve Witkoff,
“Perdana Menteri mengklarifikasi bahwa Otoritas Palestina tidak akan terlibat dalam mengelola Jalur Gaza dengan cara apa pun,” kata kantor Netanyahu dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan dengan Witkoff berakhir, dilansir kantor berita AFP , Rabu (4/2/2026).
Di bawah rencana gencatan senjata Gaza usulan Presiden AS Donald Trump yang mengakhiri perang dua tahun di wilayah Palestina itu, peran Otoritas Palestina pasca-perang di Gaza masih belum jelas.