
Changan memberikan ‘insentif’ sendiri buat konsumennya di tengah ketidakjelasan nasib insentif ev dari pemerintah untuk tahun 2026.
Nasib insentif untuk sektor otomotif dalam negeri belum jelas. Termasuk insentif buat mobil listrik yang berlaku seperti tahun lalu. Sebagai langkah antisipatif, sejumlah produsen pun mulai melakukan penyesuaian harga. Salah satunya dilakukan changan indonesia yang belum lama ini meramaikan industri otomotif dalam negeri lewat dua mobil listrik Lumin dan Deepal S07.
Changan diketahui menjadi salah satu pabrikan yang bisa mendapatkan fasilitas insentif PPN 10 persen di penghujung tahun 2025. Sebab, Changan baru merilis mobil di Indonesia pada November tahun lalu. Dua produk Changan memenuhi persyaratan produksi dalam negeri dengan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) 40 persen.