
Ketidakbertanggungjawaban dalam Ibadah Haji
Tiga orang jemaah asal Indonesia dilaporkan hilang saat melaksanakan ibadah haji di Arab Saudi. Dua di antaranya yang belum menunaikan haji dibadalkan atau diwakilkan hajinya.
Fakta Penting
“Dua orang hilang sejak sebelum Arafah, dan sudah dibadalkan hajinya. Sementara satu orang lagi (hilang) setelah haji selesai (Armuzna),” kata Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Muchlis M Hanafi, saat dihubungi, Rabu (2/7/2025).
Muchlis merinci mereka yang hilang adalah Nurimah (80), jemaah kelompok terbang 19 Embarkasi Palembang. Nurimah dilaporkan pergi dari hotel 614 dan tak kembali lagi sejak 28 Mei atau dua hari setelah tiba di Makkah.
Dampak Sosial
Kecurigaan atas ketidaktanggungjawaban dalam pengelolaan jemaah haji semakin memporak-porandakan kepercayaan publik terhadap sistem yang telah disusun oleh PPIH. Kondisi ini juga menimbulkan pertanyaan besar tentang mekanisme pengawasan dan perlindungan jemaah selama ibadah haji.