
Tembok pembatas perlintasan kereta di Jatinegara, Jakarta Timur (Jaktim), sengaja dilubangi diduga untuk dijadikan tempat prostitusi . Ditemukan 25 lubang pada tembok-tembok tersebut.
Seorang pedagang di sekitar lokasi, Ahmad (39), menuturkan di balik tembok bolong itu kerap dijadikan praktik prostitusi. Padahal, tembok-tembok yang bolong pernah ditutup.
Ahmad menyebut, praktik prostitusi lambat laun berkurang semenjak tembok ditutup dan petugas sering melakukan patroli saat malam hingga dini hari. Namun, masih ada yang lompat atau kembali menjebol tembok pembatas rel kereta.