Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim dirinya menyelamatkan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dari kematian buntut perang dengan Israel. Klaim sepihak dari Trump itu dikecam oleh pemerintah Iran.
Dirangkum detikcom, Minggu (29/6/2025), kecaman kepada Trump disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi, yang menyebut komentar Trump itu “tidak sopan dan tidak dapat diterima”.
“Jika Presiden Trump sungguh-sungguh ingin mencapai kesepakatan, ia harus mengesampingkan nada tidak sopan dan tidak dapat diterima terhadap Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei, dan berhenti menyakiti jutaan pendukungnya yang tulus,” tulis Araghchi di akunnya di platform media sosial X, dilansir dari kantor berita AFP, Sabtu (28/6).