
Latar Belakang
Presiden amerika serikat (AS) Donald Trump tiba di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, pada Selasa (13/5) waktu setempat, memulai kunjungan kenegaraan empat hari di kawasan Teluk. Trump disambut langsung oleh Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), dalam upacara yang menandakan hubungan erat antara kedua negara.
Fakta Penting
Pesawat kepresidenan AS Air Force One, membawa Trump, mendarat di Riyadh pada Selasa siang. Jet tempur F-15 Saudi mengawal pendaratan, menandakan penghormatan tinggi terhadap pengunjung elit AS. Hubungan AS dan Saudi, yang berlangsung beberapa dekade, didasarkan pada pemasokan minyak dari Saudi dan jaminan keamanan dari AS.
Dampak
Kunjungan ini diperkirakan akan meningkatkan kerjasama di bidang energi, pertahanan, dan ekonomi. Dengan MBS sebagai pemimpin muda Saudi, Trump menunjukkan komitmen AS terhadap stabilitas regional.
Penutup
Kehadiran Trump di Arab Saudi tidak hanya memperkuat aliansi strategis, tetapi juga mengirimkan pesan kuat tentang pentingnya kawasan Teluk dalam politik global. Dengan kerjasama ini, kedua negara diharapkan mampu menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.