Berita Bisnis dan Investasi Terpadu
Berita  

“4 Faktor Revolusi Menteri Imipas: Ketahanan Pangan dan UMKM di Lapas”

“4 Faktor Revolusi Menteri Imipas: Ketahanan Pangan dan UMKM di Lapas”

Latar Belakang
Sejak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenppas) bergabung dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), terjadi transformasi signifikan dalam bidang ketahanan pangan dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di lapas dan rutan. Geliat aktivitas ini merupakan hasil dari visi Menteri Agus Andrianto, yang melihat potensi narapidana sebagai mitra dalam upaya kemandirian ekonomi.
Fakta Penting
Pada 15 Januari 2026, Ditjenpas Kemenimipas melaksanakan panen raya serentak di seluruh Indonesia, menghasilkan komoditas pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan dengan total mencapai 123.557 kg. Di sektor pertanian dan perkebunan, padi, jagung, dan holtikultura menjadi komoditas unggulan dengan total 99.930 kg. Sementara di sektor peternakan dan perikanan, ayam pedaging, ikan lele, dan udang vaname menjadi kontributor utama.
Dampak
Initiative ini tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan di lingkungan penahanan, tetapi juga memberikan pelatihan dan keterampilan kepada narapidana, sehingga mempersiapkan mereka untuk reintegrasi sosial. Menteri Agus Andrianto menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memberikan peluang kepada semua warga negara, termasuk narapidana.
Penutup
Dengan 4 Faktor yang mendorong Menteri Imipas, program ketahanan pangan dan UMKM di lapas menunjukkan bahwa perubahan positif dapat terjadi bahkan di lingkungan yang terbatas. Ini merupakan langkah penting dalam mendorong inklusi sosial dan kemandirian ekonomi di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *