
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menegaskan tidak akan membiarkan musuh bebuyutannya, Iran , memulihkan program rudal balistik. Perang yang berkecamuk antara Israel dan Iran tahun lalu telah memicu kerusakan pada fasilitas nuklir dan militer negara Syiah tersebut.
Penegasan Netanyahu itu, seperti dilansir AFP , Selasa (6/1/2026), disampaikan beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan ancaman serupa terhadap Teheran.
“Kita tidak akan mengizinkan Iran untuk memulihkan industri rudal balistik, dan tentu saja, kami tidak akan mengizinkannya untuk memperbarui program nuklir yang telah kami rusak secara signifikan,” tegas Netanyahu saat berbicara kepada para anggota parlemen Israel pada Senin (5/1) waktu setempat.