
Pengenalan:
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) sedang menjadi sorotan karena rencana pengadaan 105.000 unit pickup asal India. Namun, rencana ini mendapat kritik keras dari Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perindustrian, Saleh Husin, yang khawatir tentang risiko jangka panjang, terutama pada aspek layanan purna jual.
Masalah Aftersales dan Akses Suku Cadang:
Saleh Husin menyoroti masalah aftersales yang mungkin terjadi jika 105.000 unit pickup impor tersebut tidak didukung dengan layanan purna jual yang memadai. Ia mengkhawatirkan bahwa kendaraan impor ini akan menjadi “bangkai” setelah beberapa tahun karena kesulitan dalam mengakses suku cadang.
Rekomendasi untuk Menjaga Kualitas Industri Dalam Negeri:
Untuk menghindari dampak negatif pada industri otomotif lokal, disarankan agar program pengadaan dipertimbangkan lebih cermat, dengan memperhatikan ketersediaan layanan dan suku cadang. Ini penting untuk menjaga kualitas dan daya saing industri dalam negeri.
Optimasi SEO:
“Pengadaan pickup impor India” dan “Kopdes Merah Putih” menjadi fokus kritik karena risiko layanan purna jual yang minim.